Selasa, 20 Maret 2012

Perintah – Perintah Kondisi pada PHP

  • IF
Penggunaan argumen if ini biasanya dilakukan ketika akan membandingkan suatu nilai, atau membandingkan suatu kondisi.

Bentuk Umum IF :
IF kriteria
{
    Pernyataan ;
}

Contoh program IF :
<?php
$cuaca = “cuaca”;
IF ($cuaca == “cerah”)
    {
        Echo “Saya akan berangkat kuliah !”;
    }
?>

  • IF dan ELSE
Apabila digunakan secara bersamaan akan menghasilan dua statement pada satu kondisi.

Bentuk Umum IF dan ELSE :
IF kriteria
{
    Pernyataan1 ;
}
ELSE
{
    Pernytaan2 ;
}

Contoh program IF...ELSE :
<?php
$cuaca = "mendung";
IF ($cuaca == "cerah");
     {
          echo "Saya akan berangkat kuliah";
     }
ELSE
     {
          echo "Saya akan membuat mie ramen";
     }
?>

  • IF, ELSE IF, dan ELSE
Pada kondisi ini menggunakan kondisi tidak terbatas dan masing – masing kondisi dan kriteria memiliki masing-masing pernyataan dan statement.

Bentuk Umum IF, ELSE IF, dan ELSE :
IF kriteria
{
    Pernyataan1 ;
}
ELSE IF
{
    Pernyataan2 ;
}
ELSE IF
{
    Pernyataan selanjutnya ;
}

Contoh program IF, ELSE IF, dan ELSE :
<?php
$nilai = “A”;
IF ($nilai == “A”)
    {
        Echo “Baguus... baguus...”;
    }
ELSE IF ($nilai == “B”)
    {
        Echo “Baik...”;
    }
ELSE IF ($nilai == “C”)
    {
        Echo “Cukup...”;
    }
ELSE IF ($nilai == “D”)
    {
        Echo “Kurang...”;
    }
?>

  • SWITCH
Sebetulnya sama saja dengan yang lain Cuma sedikit berbeda dalam penggunaan terlebih pada syntaxnya. Dalam switch untuk memberhentikan keputusan digunakan fungsi break;.

Bentuk Umum SWITCH :
SWITCH (variabel) {   //kita memilih variabel; yang akan dicocokkan
  
        Case kriteria1 :   // kita menanyakan kriteria pertama itu apa
           Pernyataan1;   // kemudian pernyataannya apa?
           Break;   // dia khiri dengan break; begitu seterusnya, hingga kriteria habis
  
        Case kriteria2:
           Pernyataan2;
           Break;
        //dan seterusnya dan seterusnya ...
}

Contoh program  SWITCH :
<?php
$niali = “A”;
SWITCH($nilai)
{
    Case “A”:
        Echo “baguss ... baguss ...” ;
        Break ;
    Case “B”:
        Echo “Baik...” ;
        Break ;
    Case “C”:
        Echo “Cukup...” ;
        Break ;
    Case “D”:
        Echo “Kurang ...” ;
        Break ;
}
?>


Referensi : Ebook PHP - Menyelam dan Menaklukan Samudra PHP - Loka Dwiartara.pdf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar