Sabtu, 05 November 2011

KOMUNIKASI DATA

PENDAHULUAN
Pada saat ini kegiatan Data Processing sudah semakin luas, baik yang
berorientasi kepada ilmu pengetahuan, komersil/bisnis maupun kegiatan
pemerintahan, sehingga data yang diolahpun akan bermacam-macam sesuai dengan
bidang pekerjaan tersebut.
Dari keterangan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa data tersebut
merupakan bahan yang akan diolah menjadi suatu bentuk yang lebih berguna dan
lebih mempunyai arti. Sedangkan informasi adalah hasil pengolahan data atau
hasil proses dari data tersebut. Proses perubahan dari data menjadi
informasi merupakan

TUJUAN UMUM
Memahami konsep dasar komunikasi data dari peranannya dalam pemecahan masalah.
 
PEMBAHASAN
1.1 Komunikasi Data
Komunikasi data adalah merupakan bagian dari telekomunikasi yang secara khusus
berkenaan dengan transmisi atau pemindahan data dan informasi diantara komputerkomputer
dan piranti-piranti yang lain dalam bentuk digital yang dikirimkan melalui
media komunikasi data. Data berarti informasi yang disajikan oleh isyarat digital.
Komunikasi data merupakan baguan vital dari suatu masyarakat informasi karena
sistem ini menyediakan infrastruktur yang memungkinkan komputer-komputer dapat
berkomunikasi satu sama lain.
  •  Komponen Komunikasi Data
· Pengirim, adalah piranti yang mengirimkan data
· Penerima, adalah piranti yang menerima data
· Data, adalah informasi yang akan dipindahkan
· Media pengiriman, adalah media atau saluran yang digunakan untuk
mengirimkan data
· Protokol, adalah aturan-aturan yang berfungsi untuk menyelaraskan
hubungan.

1.2 Model Komunikasi Data
Dalam proses komunikasi data dari satu lokasi ke lokasi yang lain, harus ada minimal 3 unsur utama sistem yaitu sumber data, media transmisi dan penerima. Andaikan salah satu unsur tidak ada, maka komunikasi tidak dapat dilakukan. Secara garis besar proses komunikasi data di jelaskan berikut ini :

  • Sumber Data
Pengertian sumber data adalah unsur yang bertugas untuk mengirimkan informasi, misalkan terminal komputer, Sumber data ini membangkitkan berita atau informasi dan menempatkannya pada media transmisi. Sumber pada umumnya dilengkapi dengan transmitter yang berfungsi untuk mengubah informasi yang akan dikirimkan menjadi bentuk yang sesuai dengan media transmisi yang digunakan, antara lain pulsa listrik, gelombang elektromagnetik, pulsa digital. Contoh dari transmisi adalah modem yaitu perangkat yang bertugas untuk membangkitkan digital bitstream dari PC sebagai sumber data mejadi analog yang dapat dikirimkan melalui jaringan telepon biasa menuju ke tujuan.
  • Media Transmisi
Media transmisi data merupakan jalur dimana proses pengiriman data daari satu sumber ke penerima data. Beberapa media transmisi data yang dapat digunakan jalur transmisi atau carrier dari data yang dikirimkan, dapat berupa kabel, gelombang elektromagnetik, dan lain-lain. Dalam hal ini berfungsi sebagai jalur informasi untuk sampai pada tujuannya.
Ada beberapa hal yang berhubungan dengan transmisi data yaitu kapasitas dan tipe channel transmisi, kode transmisi, mode transmisi, protokol yang digunakan dan penggunaan kesalahan transmisi.
Beberapa media transmisi yang digunaka antara lain: twisted pair, kabel coaxial, serat optik dan gelombang elektromagnetik.

  • Penerima Data
Pengertian penerima data adalah alat yang menerima data atau informasi, misalkan pesawat telepon, terninal komputer, dan lain-lain. Berfungsi mnerima data yang dikirimkan oleh suatu sumber informasi. Perima merupakan suata alat yang disebut receiver yang fungsinya untuk menerima sinyal dari sistem transmisi dan menggabungkannya ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap dan digunakan oleh penerima. Sebagai contoh modem yang berfungsi sebagai receiver yang menerima sinyal analog yang dikirim melalui kabel telepon dan mengubahnya menjadi suatu bit stream agar dapat ditangkap oleh komputer penerima.
Kegunaan dasar dari sistem komunikasi ini adalah menjalankan pertukaran data antara 2 pihak. Pada gambar diberikan contoh, yaitu komunikasi antara sebuah workstation dan sebuah server yang dihubungkan sengan sebuah jaringan telepon. Contoh lainnya bisa berupa pertukaran sinyal-sinyal suara antara 2 telepon pada satu jaringan yang sama.

1.3 Komunikasi Data pada Komputer
  • Sistem Komunikasi Off-Line
Suatu sistem pengiriman data melalui fasilitas
telekomunikasi dari satu lokasi ke pusat pengolah data, tetapi data yang dikirim tidak langsung diproses ke CPU (Central Processing Unit).
 Seperti pada gambar terlihat data yang akan diproses dibaca oleh terminal, kemudian
dengan menggunakan modem, data tersebut dikirim melalui telekomunikasi. Di tempat tujuan
data diterima juga oleh modem, kemudian oleh terminal, data disimpan ke alamat perekam
seperti pada disket, magnetic tape, dan lain-lain. Dari alat perekam ini, nantinya dapat diproses oleh komputer.
Pada gambar tersebut di atas juga dapat disimpulkan jenis-jenis peralatan yang
diperlukan dalam offline communication system, yaitu terminal, modem, sistem komputer dan jalur komunikasi

  • Sistem Komunikasi On-Line
Online Communication System dapat berbentuk :
1. Realtime system
2. Batch processing system
3. Timesharing system
4. Distributed data processing system

  • Sistem Realtime 
Sistem Real Time merupakan suatu sistem pengolahan data yang membutuhkan tingkat
transaksi dengan kecepatan tinggi. Hal ini mengingat bahwa kebutuhan transaksi harus
diperoleh pada saat yang sama, sebagai bagian dari pengendalian sistem secara keseluruhan.
Sistem ini memungkinkan untuk mengirimkan data ke komputer pusat, diproses di komputer
pusat seketika pada saat diterima dan kemudian mengirimkan kembali hasil pengolahan ke
pengirim data saat itu juga.
Pada sistem Real Time, pengolahan data harus berpusat pada CPU yang relatif besar karena
sistem ini didukung dengan sistem operasi yang rumit dan sistem aplikasi yang panjang dan
kompleks. Hal itu juga mengingat diperlukannya memori penyimpanan yang cukup besar
untuk menampung antrian data pesan-pesan dari terminal.
Kemudian file induk atau master file harus diupdate dan harus tersedia setiap saat jika
dipergunakan sehingga diperlukan sentralisasi dalam pengorganisasian file agar sistem bisa lebih efektif dan efisien. Disamping itu, mengingat file-file tersebut harus selalu siap sedia
setiap saat jika dibutuhkan dalam pengolahan data, maka file-file tersebut harus disimpan pada
input output device yang bisa diakses secara langsung.

1.4 Peralatan Komunikasi Data

 
Terminal
  • Workstation Mikrokomputer
Mikro computer untuk tujuan umum atau workstation input/ output dengan sirkuit pintar dan CPU.
  • Terminal Remote Entry Job
Terminal yang digunakan secara batch dengan menggunakan punched card.
  • Terminal Facsimile (FAX)
Terminal yang dapat mentransmisikan gambar yang tepat dari dokumen hard copy melalui jalur telepon dan sirkuit satelit di seluruh dunia
  • Terminal POS (Point Of Sale)
Terminal yang biasa digunakan di supermarket, toko-toko dan departemen store. Terminal tsb dilengkapi dengan sistem untuk transaksi pembelian dan memungkinkan database untuk merefleksikan status perusahaan pada saat itu.
  • Terminal Dumb / Intelligent
Terminal Dumb adalah terminal video yang tidak ikut ambil bagian dalam pengontrolan dan pemrosesan tugas. Terminal Intelligent dilengkapi dengan CPU. Semua terminal diatas kecuali fax dapat berupa terminal dumb atau intelligent.
1. Modem
Modem adalah alat elektronik yang dapat mengubah (memodulasi) komunikasi digital antara computer ke dalam nada yang dapat ditransmisikan melalui jalur telepon. Data yang diterima kemudian diubah dari suara ke informasi digital.
2. Unit Pengontrol Cluster
Alat ini digunakan untuk membuat sambungan antara terminal yang dikontrol dengan peralatan lain.
3. Multiplexter
Alat yang memungkinkan penggantian beberapa jalur transmisikecepatan rendah dengan jalur transmisi berkecepatan tinggi.
4. Front-End Processor
Front-End Processor melakukan lalu lintas komunikasi data yang masuk dan keluar. Kedua peralatan tersebut dapat berbeda jenis, konfigurasi yang umum adalah jenis khusus minicomputer yang berfungsi sebagai front-end processor dan mainframe sebagai host.
5.Host
Host memproses pesan datacom yang masuk setelah diproses data dapat ditransmisikan kembali ke front-end processor.


1.5 Software Komunikasi Data

Software memberi kemampuan kepada semua unit hardware datacom untuk bekerja sebagai sebuah sistem. Software dapat berada di segala point dalam jaringan, tapi sebagian besar ditempatkan dalam host dan front-end processor. Selebihnya ditempatkan dalam unit pengontrolan cluster dan terminal intelligent. Software tersebut mempunyai nama yang berbeda-beda tergantung tempatnya.
  • Software dalam host
Nama yang digunakan menjelaskan software datacom dalam host adalah telecomunication monitor (monitor telekmunikasi). Software ini melengkapi  bagian sistem operasi yang menjalankan transmisi data antara host dan front-end processor. Walaupun fungsi yang dilakukan oleh software TCM berbeda untuk satu sistem dengan sistem lainya, ia biasanya memberikan host untuk :
1. Menempatkan pesan dalam urutan tertentu sesuai dengan prioritasnya.
2. Menjalankan fungsi keamanan dengan memelihara log aktivasi bagi tiap terminal dan dengan menverifikasi terminal tertentu yang diberi hak untuk menjalankan tugas yang diminta.
3. Sebagai interface antar jaringan datacom dan DBMS. Kebanyakan DBMS mainframe mempunyai versi yang dapat digunakan oleh pemakai dalam jaringan.
4. Menangani gangguan minor dalam pemrosesan dengan secara berkala menyimpan status dari penyimpanan primer.
Istilah check point digunakan untuk menjelaskan point dalam pemrosesan tempat penyimpanan status. Apabila gangguan terjadi, penyimpanan primer disimpan kembali ke dalam kondisinya seperti pada check point sebelumnya, dan pemrosesan diulang. Hal ini disebut aktivitas checkpoint and restart.
  • Software dalam front-ent processore
Nama yang digunakan untuk software datacom dalam front-end procesor adala network ntrol program atau NCP. Beberapa fungsinya yang penting antara lain :
1. Menentuka apakan terminal akan menggunakan channel. Salah satu caranya adalah, yang sebagian besar diarahkan menjadi roll call polling. Disini tiap terminal duirutkan jika ia ingin menggunakan channel.
2. Memelihara record aktivitas channel dengan memberikan cap tanggal dan waktu untuk tiap-tipa pesan, sesuai dengan nomor serinya sendiri.
3. Mengubah kode yang digunakan oleh satu jenis peralatan (seperti IBM) ke kode yang lain (seperti DEC).
4. Menjalankan fungsi editing pada data yang masuk dengan melakukan pengecekan kesalahan dan menyusun kambali format.
5. Memelihara statistika pada penggunaan jaringan.

1.6 Manajer Jaringan

Manajemen Jaringan

Ditujukan untuk mengurangi peluang kegagalan jaringan terutama melalui :
Perencanaan Jaringan ; semua kegiatan untuk mengantisipasi kebutuhan jaringan suatu organisasi.
Perencanaan yang dilakukan :
1. Perencanaan Kapasitas ; menganalisis dan merencanakan volume lalulintas yang dapat ditangani jaringan.
2. Perencanaan Staff ; membantu menetukan jumlah orang yang diperlukan untuk mengelola suatu jaringan.
3. Pemantauan Kinerja ; menganalisis waktu respon pada tingkat lalu lintas tertentu untuk mengantisipasi efek dari kemungkinan perubahan kinerja jaringan.
4. Pengendalian Jaringan ; meliputi prosedur-prosedur seperti : mendeteksi kegagalan, memulihkan kegagalan, dengan adanya suatu standar.

Manajer Jaringan :
Bertanggung jawab merencanakan, menerapkan dan mengoperasikan serta mengendalikan kinerja jaringan komunikasi data.
Staff Manajer Jaringan terbagi atas 3 spesialisasi :
1. Analisis Jaringan, bertanggung jawab pada sistem yang berorientasi komunikasi.
2. Analisis Perangkat Lunak, yang memprogarm dan memelihara perangkat lunak komunikasi data.
3. Tekhnisi Datacom, ahli dalam hardware Datacom.

1.7 Peranan Komunikasi Data dalam Pemecahan masalah

 Dengan jaringan komunikasi data yang baik, suatu perusahaan dapat mengejar strategi pengambilan. Keputusan sentralisasi atau desentraliasi :
1. Pada sentralisasi pengambilan keputusan, semua keputusan penting dibuat oleh manajemen puncak di kantor pusat.
2. Pada desentralisasi pengambilan keputusan, manajemen puncak mendelegasikan wewenang untuk membuat keputusan kepada manajer tingkat yang lebih bawah.

REFERENSI
http://www.wahid.web.ugm.ac.id/paper/komunikasi_data.pdf
Rijal Fadilah S.Si – www.rijalfadilah.wordpress.com
http://yuda90.wordpress.com/2009/11/11/komunikasi-data/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar